Judi internet – Langgar Cruz Azul 4-0, Madrid pada Final

Category : Artikel

Real Madrid memastikan diri lolos pada final Piala Dunia Antar kesebelasan selesai menjatuhkan Cruz Azul. Melalui gol-gol atas Sergio Ramos, Karim Benzema, Gareth Bale, & Isco, Madrid unggul empat gol tanpa balas.test1

Saat duel yang berjalan di Stade de Marrakech, Marrakesh, Rabu (17/12/2014) subuh WIB, Madrid tampil relatif dominan. Los Blancos terdaftar punya 20 attempts (13 on target) seputar perjuangan. Sementara, Cruz Azul punya 15 attempts sepanjang duel, namun selesai akhir yang jelek hanya memproduksi lima di antaranya tepat bidikan.

Madrid sudah unggul 2 gol tanpa balas pada babak pertama. Gol pertama mereka diciptakan oleh Sergio Ramos pada menit ke-15, sementara gol kedua mereka diciptakan oleh Karim Benzema pada menit ke-36.

Gol Ramos diawali oleh satu terjangan bebas atas sisi kiri tameng Cruz Azul. Tendangan lepas tersebut dan kemudian dieksekusi oleh Toni Kroos & membubung ke area depan gawang Cruz Azul. Ramos lantas menanduknya serta menyampaikan Madrid keunggulan 1-0.

Setengah jam laga melintas, Kroos memiliki kesempatan lewat sepak terjang atas luar tempat penalti. Tetapi, tendangannya sedang bisa diamankan sama kiper Cruz Azul, Jose Corona.

Di dalam menit ke-35, Benzema memperbesar keunggulan Madrid memerankan 2-0. Dani Carvajal menjadi pemeran berarti dalam gol ke 2 tersebut. Menusuk dari sebelah kanan, Carvajal menyamarkan 3 orang pemain lawan pra hasilnya melepaskan umpan silang. Umpan yg dilepaskan oleh Carvajal ini dan kemudian disambar sama Benzema dgn sepakan kaki kanan.

Lima menit kemudian, Cruz Azul memperoleh penalti sehabis Sergio Ramos melanggar Mariano Pavone. Ramos kendati mendapatkan kartu kuning. Kendati demikian, penalti yang dieksekusi sama Gerardo Torrado tidak berhasil. Tendangannya sedang mampu ditepis Iker Casillas

Di ronde kedua, tepatnya dalam menit ke-50, Madrid memperlebar jarak dgn Cruz Azul lewat gol ke 3 yg diciptakan oleh Gareth Bale.

Gol datang daripada ofensif di sisi kiri yang dibangun oleh Isco & Benzema. Bola kemudian diberikan kepada Cristiano Ronaldo yg berlari dalam sisi sayap. Ronaldo setelah itu menjunjung umpan silang ke depan gawang serta Bale menyambutnya dengan sundulan.

Meski tertinggal tiga gol, Cruz Azul tak berubah sebagai defensif. Sebaliknya, mereka tetap tampak ofensif. Tujuh menit sesudah gol Bale, Mariano Pavone meraih kesempatan. Tapi, sundulannya sedang menyisih.

Selain perundingan akhir yg jelek, Casillas hadir apik di dalam menghalangi serangan-serangan tokoh Cruz Azul. Tercatat, kiper internasional Spanyol itu melakukan lima penyelamatan sepanjang pertandingan.

Di dalam menit ke-66, Cruz Azul memperoleh kesempatan melalui terjangan Pablo Barrera atas luar kotak penalti. Celaka buat Barrera, tendangannya tengah menyimpuk tiang gawang.

Barrera balik mendapatkan kesempatan lima menit selepas itu. Tapi, lagi-lagi tidak berhasil meracik jala Madrid. Kesempatan ini, tendangannya daripada sisi kanan tengah siap diamankan Casillas.

Ronaldo pula pernah mendapatkan 2 peluang setelahnya. Namun, ke-2 peluang bintang asal Portugal tersebut tidak menghadirkan kinerja. Gol keempat Madrid hasilnya lahir bukan atas kaki atau kepala Ronaldo

Yakni Isco yg memproduksi gol keempat Madrid di menit ke-72. Meskipun tak mencetak gol, Ronaldo lagi-lagi jadi penyumbang assist. Ronaldo yang berada pada sisi kiri memberikan bola kepada Isco yg tampil dalam luar kotak penalti. Setelah mengarungi dua orang pemain Cruz Azul, Isco lantas mengelakkan sepakan datar & menghasilkan Madrid menang 4-0.

Susunan Pemain

Cruz Azul: Corona, Gimenez (Fabian 65), Rojas (Valadez 76), Pinto, Rodriguez, Zuniga, Torrado, Bernardello, Formica, Pavone (Barrera 65).

Real Madrid: Casillas, Pepe, , Illarramendi, Isco (Jese 76), Bale, Ronaldo, Ramos (Varane 64), Marcelo, Carvajal, Kroos (Khedira 73) Benzema.

Togel hari ini – Penguasaan Bayern Bikin Augsburg Keletihan

Category : Artikel

Bayern Munich dapat mendekatkan tahap juara musim dingin (Herbstmeister) setelah menundukkan Augsburg 4-0. Sempat menyamakan Bayern di ronde perdana, Augsburg hasilnya keok konsekuensi penguasaan total Die Roten.test1

Munich melanjutkan prosesi mereka dalam Bundesliga musim ini dgn singgah ke SGL Arena, bertanding menggulung FC Augsburg. Pelancongan jarak pendek ke metropolitan Augsburg (yang terletak di negeri sebelah yang sama dgn kota Munich; Negara Bagian Bayern) berhenti menawan.

Barisan Pep Guardiola mampu menyegel empat gol sekaligus berjaya mengayomi kesucian gawang mereka walau Manuel Neuer kerap-kerap jauh meninggalkan gawangnya sendiri.

Keunggulan besar ini terasa spesial soalnya Bayern meraihnya atas pemain penghuni posisi ketiga di skema klasemen sementara. Lain masalah, tambahan tiga nilai dari pertandingan tersebut membawa Bayern mengendalikan status Herbstmeister (berdasar pada harfiah berarti juara musim gugur).

Tanpa kudu melewati 17 pertarungan, Bayern sudah makbul menyandang tahap juara Hinrunde; juara ronde pertama.

Perolehan pertarungan mengelakkan SC Freiburg serta FSV Mainz 05 enggak akan menggoyang stan jabatan Bayern di puncak klasemen, bahkan walaupun VfL Wolfsburg setaraf pesaing terdekat makbul menimba sembilan skor dr tiga laga tersisa di paruh mula-mula. Bayern sementara ini mengantongi keberhasilan sepuluh poin dari konkuren terdekat mereka.

Kekuasaan Total dan Hari yg Wajar dalam Neuer

“Saya ngerasa kalau seluruhnya bertambah sehat atas hari ke hari, ” ujar Franck Ribery untuk satu buah wawancara yang hasilnya dimuat dalam website sah Bundesliga di bulan November sebelumnya. Pertunjukkan Bayern udah maju ke arah yg jauh lebih elok soalnya setiap tokoh udah makin elok mengerti satu sama lain, maka itu permainan lebih lebih elok dr musim dahulu.

Hal tersebut, pendapat Ribery, yakni kunci pertunjukan super Bayern musim ini. Via pengertian antar pemain yang baik, Bayern mampu menggalang lebih banyak ancaman soalnya mereka susah diterka. Masalah ini jelas terlihat dalam pertandingan melawan Augsburg, terutama dalam putaran mula-mula.

Permufakatan antar pemain yang elok membuat jalan bola demikian lancar. Setiap tokoh Bayern senantiasa menemukan kawan bagi diumpan, serta seringkali pemain yg menerima bola yaitu tokoh yg hadir super bebas. Jangankan mendapatkan pengawalan dr lawan, jadi perhatian pun tak. Dalam episode pertama, Bayern amat acap menjunjung umpan gak terduga.

Hal itu membuat Bayern betul-betul menguasai jalannya duel. Dalam episode ke 2, hal ini dapat berlangsung karena tekanan yang diberikan oleh Augsburg segelintir mengendur. Terus bergerak demi memperteguh celah gerak juga menutup jalan sasaran Bayern yg dikerjakan dalam ronde mula-mula tampaknya sudah membuat para pemain Augsburg kecapekan.

Enggak mengherankan seandainya lalu Bayern secara menyeluruh mampu dengan seluruhnya mengurus jalannya pertarungan. Terlebih statistik kompetisi kendati menampilkan perbedaan yg sangat transparan antara ke-2 team.

Satu hal lain yang menjauhkan Augsburg dari keunggulan (atau pun setidaknya kejayaan buat mencetak gol) ialah kinerja lini belakang Bayern. Augsburg tahu kalau jalan terbaik dalam menggondol gol daripada Bayern ialah melalui terjangan balik. Mereka mempraktekkan cara itu. Hanya saja, usaha Augsburg gak sempat berhasil.

Bahwa seluruh outfield player Bayern tdk dapat memusnahkan terjangan Augsburg pra bola meruntun kawasan berbahaya, Manuel Neuer tak ragu untuk tampak menjauhi gawangnya. Dunia sudah mengenalnya untuk penjaga gawang yg berani menjemput risiko; Neuer menyiratkan ideologi ini pada pertarungan ini.

Agen Casino Sbobet – Mihajlovic yg Tajam mata Menggantikan Siasat serta Membangun Tembok Teguh

Category : Artikel

Impak sama mata diraih Juventus ketika menghalangi tahapan 4 Serie A, Sampdoria, pada Juventus Stadium. Pernah tertinggal memimpin lebih dulu sama gol Patrice Evra, Sampdoria berhasil mencuri angka lewat terjangan kaki kiri Manolo Gabbiadini.test1

Raihan satu poin ini agak disesali Juventus. Pasalnya, selain membuat jarak antara mereka serta AS Roma menipis, yakni satu angka, kinerja sama mata tersebut menyudahi 25 keunggulan kandang bersambung Juve dalam Serie A. Terlebih lagi sesungguhnya peluang menang bagi Juve agak besar sebab menguasai jalannya pertentangan.

Saat sesi mula-mula Juve demikian kuat. Serangan demi serangan langsung mengalir. Akan tetapi kiper Sergio Romero bermain agak gemilang. & di sesi kedua, tim didikan Sinisa Mihajlovic tersebut sanggup menyimpuk titik lemah ‘Si Nyonya Tua’ jadi mendesak hasil draw.

Dinding Kokoh Sampdoria

Sampdoria sejak awal pertentangan semakin memisah-misahkan utk memercayakan terjangan balik sejajar upaya untuk mencetak gol. Blucherciati konsentrasi pada pertahanan dgn cuma menyisakan Stefano Okaka seorang diri dalam lini depan saat bertahan.

Saat mendapat serangan, Sampdoria memakai sembilan tokoh bagi menyusun tembok defensi dari tengah. Angelo Palombo lalu bermain untuk holding midfielder yg hengkang selevel dgn bek tengah. Sementara Pedro Obiang berdinas memerankan pengganggu di lini tengah. Formasi kendati seolah berubah dr 4-5-1 memerankan 5-3-1-1.

Obiang sendiri memintas fleksibel. Begitu pemain tengah Juventus menguasai bola, ia bakal jadi tokoh mula-mula yang mengganggunya. Tetapi ketika bola digulirkan ke kiri, ia bakal mundur selaras dgn tiga gelandang yang lain.

Taktik itu membuat Juve tak dapat mempertunjukkan umpan-umpan pendek dalam depan daerah box penalti. Juventus benar2 lazim menaikkan Arturo Vidal atau pun Paul Pogba dalam mengiringi Roberto Pereyra yang menjadi tokoh no. 10.

Atas ilustrasi di atas, Vidal dan Pereyra terlihat berada kian mendekati daerah kotak penalti dgn Morata ditugaskan untuk pemantul. Dengan mundurnya Obiang, celah tatkala zona kotak penalti cukup sempit. Oleh karena itu Juve pun bertambah bersabar bagi mengajak para pemain Sampdoria bagi meninggalkan posnya.

Hanya saja Juve beruntung mempunyai gelandang-gelandang (serta pula Tevez yang giat turun pada tengah) dengan skill yg mumpuni di dalam hal melewati tokoh lawan. Periode susunan umpan-umpan singkat Juve gak siap diperagakan, para tokoh itu berinisiatif dalam menghancurkan penjagaan lewat tengah.

Pogba, Tevez, Pereyra, serta Marchisio makbul melaksanakan 2 dribble berhasil. Via keempat pemain tersebut lini pertahanan Sampdoria agak kelimpungan, oleh karena itu dari sinilah peluang demi peluang Juve lahir. Namun beruntung, Sampdoria meraup kiper setangguh Romero. Daripada lima sepakan yang menentang pada gawang, 4 di antaranya mampu dihalau kiper timnas Argentina ini.

Gol Juventus sendiri dihasilkan daripada sinopsis sasaran sudut. Claudio Marchisio mengoper sasaran di Evra yang dan kemudian menyambutnya dengan sundulan keras. Gol ini semakin terhadap kejelian Evra dalam menelaah ruang soalnya ia muncul atas belakang. Sedangkan seorang fullback biasanya akan menunggu pada tempat tengah lapangan saat memperoleh sepak sudut buat mengatasi serang balik gesit.

Reformasi Siasat Menyerang Sampdoria

Penyesalan Sampdoria tak bisa mencipta gol dalam bagian perdana ialah soalnya lambatnya transisi menerobos bertahan ke menyerang. Begitu Okaka atau Eder mendapatkan bola, pemain lain kerap terlambat buat melepaskan sasaran. Itu menciptakan Okaka maupun Eder kerap kalah nominal ketika ada di wilayah defensi milik Juve. Sampdoria pun hasilnya seringkali dgn mulus kehilangan bola.

Agen taruhan judi online terpercaya – Setan Merah Lawan Si Merah: Pertarungan Sengit di Lini Tengah

Category : Artikel

Premier League minggu ke-16 hendak mewujudkan duel 2 raksasa Inggris, Manchester United serta Liverpool, pada Old Trafford, Minggu (14/12) malam WIB mendatang. Pertentang yg diprediksi akan beredar hebat mengenang lini tengah bakal jadi sandaran ke-2 team ini.test1

MU akan menyuguhi Liverpool dgn kepercayaan diri menjulung pasca memenangkan lima duel terakhirnya di Premier League. Sehabis sempat tersendat-sendat di awal musim, tim Louis van Gaal ini udah duduk dalam posisi ketiga klasemen.

Adapun di kesebelasan Liverpool, permainan anak asuh Brendan Rodgers ini masih belum kunjung bagus hingga liga melintas 15 pekan. The Reds harus balik ikhlas kemalingan poin dalam kandang sendiri setelah tampil sama mata tanpa gol dgn Sunderland.

Kualitas pertunjukkan Liverpool musim ini amat kontras dengan musim lalu. Ketajaman lini serang Liverpool yg luar biasa ditakuti lawan dalam musim sebelumnya sama sekali nggak tampak di dalam musim ini.

Dalam Tengah Badai Cedera

Kedua tim sama-sama datang di pertentangan tersebut dengan menghadapi kesulitan badai cedera. Di faksi MU, barisan pertahanan merupakan bagian yg tersangkut hasil paling besar. Chris Smalling, Rafael, Luke Shaw, Daley Blind, juga Phil Jones yaitu 5 tokoh bertahan United yang tengah kudu absen sebab cedera.

Selain tersebut, masih tersedia Angel Di maria serta Jesse Lingard yang juga sedang belum siap bermain menggulung Liverpool soalnya cedera.

Tetapi daripada Liverpool, Rodgers sedang dibikin pusing efek para penyerangnya yg nggak kunjung sembuh. Dua penggempur kepercayaan mereka, Mario Balotelli juga Daniel Sturridge, masih dalam perawatan, sekalipun sejumlah kalangan mengatakan kalau Balotelli sudah mulai sembuh serta mungkin bakal siap dimainkan di dalam pertarungan Minggu malam mendatang.

Dengan kondisi itu, Louis Van Gaal peluang akan terpaksa mengangkat Michael Carrick dalam barisan tembok. Carrick hendak melengkapi 3 grup pemain pada tim pertahan MU bersama Marcos Rojo juga Johny Evans. Selayaknya akan terlalu berisiko bahwa Van Gaal menurunkan bek-bek muda semacam Tyler Balckett atau pun Patrick McNair di perjuangan yang sarat gengsi ini.

Mundurnya Carrick di barisan defensi akan memproduksi regu gelandang dipercayakan oleh Ander Herrera serta Marouane Fellaini. 2 gelandang itu hendak membantu kompetensi Juan Mata yang bekerja mengurus terjangan Manchester United.

Sedangkan pada tim Liverpool, setelah tersisih daripada Liga Champions tentu saja mereka tak rela bertambah terperosok pada Liga Inggris. Sebab itu atas itu mereka kudu dapat memunculkan kompetensi terbaik yang dimiliki untuk mampu meraih poin penuh.

Rodgers nampaknya bakal kembali menempatkan Lucas Leiva juga Jordan Henderson buat mengisi lini tengah Liverpool, berbeda dengan Steven Gerrard bakal balik ditempatkan setaraf gelandang serang dalam belakang striker.

Pada sisi kanan serta kiri, Raheem Sterling & Coutinho akan balik diandalkan guna mengelola perembesan di jantung defensi Manchester United.

Sebab itu sekarang yg menjadi perkara tinggal mengukuhkan siapa yang hendak dipercaya bagi mengisi status penggempur. Rodgers mempunyai 2 pilihan dengan lumayan susah, Rickie Lambert atau pun Mario Balotelli.

Lambert masa ini betul-betul sudah nggak setajam kala masa jayanya di Southampton. Tapi penggempur berusia 32 tahun tersebut udah melepaskan kontribusi yg tak jelek dalam sejumlah pertentangan terakhir Liverpool.

Tetapi Balotelli yang dikabarkan udah kembali ikut berlatih, siap memberikan harapan lain buat Rodgers. Meskipun masih belum menunjukan ketajamannya dalam Liverpool, Balotelli berdokumentasikan pernah menunggingkan MU kala masih menentang Manchester City.

Bandar Bola – Terjang Almeria 4-1, Madrid Perpanjang Runtunan Keunggulan

Category : Artikel

Real Madrid buat panjang deretan keunggulan mereka di dalam musim ini. Setelah meredam Almeria 4-1 dalam perkembangan La Liga, Los Blancos kini menoreh 20 kemenangan beruntun-runtun.test1

Meninjau Estadio de los Juegos Mediterraneos, Sabtu (13/12/2014) dinihari WIB, Madrid diturunkan dgn keuletan terbaiknya. Pelatih Carlo Ancelotti tetap menyalakan trio Cristiano Ronaldo-Karim Benzema-Gareth Bale di lini depan.

Tiga gol tercipta pada putaran pertama. Isco membuka skor untuk kru tamu sebelum disamakan oleh Verza. Gol Bale membuat Madrid unggul 2-1 ketika diturunkan minum.

Di dalam paruh ke 2, Almeria sebenernya memiliki peluang emas utk menyinkronkan skor. Namun, terjangan penalti Verza siap dimentahkan sama Iker Casillas.

Lebih lagi Madrid yg mampu menstabilkan keunggulan mereka pada menit-menit kesudahan. Ronaldo mendirikan 2 gol tambahan utk memastikan Madrid meraih kemenangan ke-20-nya secara bersambung di segenap kompetisi.

Terusan 3 angka mengokohkan kondisi Madrid dalam puncak klasemen sementara dgn 39 poin dari 15 kubu. Mereka memimpin lima poin atas Barcelona yg berada di posisi kedua. Almeria turun di susunan ke-19 dgn poin 10.

Jalannya Pertandingan

Madrid baru memperoleh kesempatan bersih pertama di dalam menit ke-13. Toni Kroos mengelakkan sepakan voli keras atas depan tempat penalti. Bola lumayan melengkung haluan sehabis menyerempet kepala pemain lawan & lalu menghantam mistar.

Selepas sempat kesulitan menghancurkan defensi Almeria, Madrid akhirnya bisa merusakkan kebuntuan di dalam menit ke-34 melalui gol Isco. Gol ini diawali umpan lambung Karim Benzema daripada sisi kanan. Isco yg tampil di kotak penalti menerimanya, dan kemudian mencoba mengecoh bek lawan, Michel. Setelah memperoleh ruang, pemain bernomor punggung 23 tersebut mengelakkan tembakan yg merempuh pojok bawah gawang.

Almeria makbul menyinkronkan posisi detik rivalitas berusai 39 menit via gol menawan Verza. Verza menyambar bola liar dalam depan kotak penalti Madrid dgn sepakan setengah bola yang tak sanggup dihentikan Casillas. Almeria 1, Madrid 1.

Namun, Madrid menunjukkan reaksi yg benar-benar baik tamat kehilangan. Dalam menit ke-42, mereka unggul 2-1 selesai sundulan Bale menurunkan umpan silang Kroos mengguncangkan gawang kru tuan rumah.

Pada sisa putaran pertama, tidak terdapat gol yang terkabul. Skor sedang 2-1 utk keberhasilan Madrid ketika bermain minum.

Ronaldo berusaha menambah keunggulan Madrid dalam awal episode ke-2. Tetapi, tembakannya diblok pemain lawan dan cuma mengundang sepak pojok.

Bale nyaris mendirikan gol keduanya tatkala laga mencengkeram menit ke-54. Di dalam suatu gempuran balik, dia berlari kencang dari area tameng Madrid sampai kotak penalti Almeria. Tapi, penyelesaiannya malah melenceng.

Berselang 3 menit, giliran Ronaldo yang belum sukses menggenjot peluang. Sepakan keras CR7 dari luar kotak penalti sedang mampu dimentahkan sama kiper Almeria, Ruben.

Almeria mendapatkan kado penalti dalam menit ke-61 menyusul pelanggaran yang dilakukan oleh Marcelo terhadap Edgar dalam daerah terlarang. Namun, mereka menyia-nyiakan peluang emas ini. Eksekusi Verza ke haluan kanan mampu ditepis sama Casillas.

Untuk mengendalikan keunggulan mereka, Madrid berupaya mendirikan gol ketiga. Ronaldo memiliki kesempatan pada menit ke-70, namun, sepakannya dapat diamankan sama Ruben.

Ronaldo sudahnya mampu menempatkan namanya di papan skor di dalam menit ke-81. Bekerja sama dengan Benzema, sontekan Ronaldo dari di dalam kotak penalti mengangkat Madrid memimpin 3-1. Gak lega dengan satu gol, Ronaldo kembali menumbangkan gawang Almeria dalam menit ke-88. Tembakan kerasnya menurunkan operan matang Daniel Carvajal tidak dapat diantisipasi sama Ruben.

Susunan Pemain

Almeria: Ruben; Michel, Ximo, Dubarbier (Zongo 59′); Soriano (Wellington 67′), Trujillo, Fran Velez (Corona 82′); Verza, Thomas, Edgar, Hemed

Real Madrid: Casillas; Isco, Kroos; Bale, Benzema (Coentrao 85′), Carvajal, Pepe, Varane, Marcelo; Illarramendi, Ronaldo

judi bola sbobet – Runcingnya Taring Duo Madrid, Finalis Liga Champions Musim Dahulu

Category : Artikel

Berstatus selaku finalis Liga Champions 2013-2014, Real Madrid juga Atletico Madrid mampu mengisyaratkan kelas mereka sesungguhnya pada Liga Champions musim ini. Madrid dan Atletico telah memastikan diri lolos daripada fase koalisi Liga Champions 2014-2015.test1

Ke-2 pasukan ibukota Spanyol itu lolos ke putaran 16 besar dgn status serupa juara dalam grup mereka masing-masing. Terlebih, Los Blancos luput dengan poin sempurna sehabis senantiasa menang di enam pertandingan di Grup B.

Sementara Atletico sendiri juga bisa menanjak di 16 besar Liga Champions sejajar juara grup A. Los Colchoneros mengoleksi 13 angka dr enam laga, merebut Juventus yang lolos selaku runner up dgn torehan 10 skor.

Dalam pertentangan terakhir, Madrid menangani club Bulgaria, Ludogorets dengan skor total 4-0. Di zona lain, Atletico tampil imbang tanpa gol di sarang Juventus, namun, tersebut telah cukup guna kru bimbingan Diego Simeone itu lolos setaraf juara grup.

Kepergian sekitar tokoh bintang mereka diantaranya, Diego Costa, Filipe Luis, Thibaut Courtois, juga David Villa, terbukti tak mempengaruhi prestasi Atletico. Mario Mandzukic, Antoine Griezmann, juga Guilherme Siqueira dinilai sanggup mengoper keterlibatan yg ditinggalkan tiap-tiap tokoh bintang ini.

Untuk Real Madrid, mereka saat ini ditempatkan selaku kesayangan bagi menolong gelar juara Liga Champions yg mereka rebut musim yg lalu. Penampilan tim didikan Carlo Ancelotti itu terbilang fenomenal, paling utama mesin gol mereka, Cristiano Ronaldo.

Madrid pecahkan rekor kemenangan bersambung dalam Liga Champions

Setelah menggulung Ludogorets, klub bimbingan Carlo Ancelotti gak terkalahkan dalam 19 pertentangan di segenap persaingan. Ulasan ini meretakkan rekor Barcelona ketika dilatih Frank Rijkaard dalam 2005-06, yg mendapat 18 kemenangan sambung-menyambung.

Gelandang serang Los Blancos, Isco, mencetuskan keinginannya utk menaungi rekor kemenangan tersebut selama mungkin. Hanya saja, Isco pula tidak hanya mau rekor kemenangan beruntun Madrid gak putus, dia pengen membawa trofi Liga Champions lagi.

“Kami melakoni tahap grup dengan sempurna. Aku sangat girang dgn performa kru hari ini, gimana klub bermain. Masa ini kami berhajat siap terus mempertahankan keunggulan tersebut selama mungkin, ” ujar Isco, menyerupai dilansir Marca.

“Malam menyerupai tersebut kudu dirayakan yg yaitu kemenangan ke-19 beruntun. Kru tersebut akan melaksanakan segalanya dengan betul, memenangi pertarungan sebanyak mungkin. Tetapi, yang terpenting adalah menjuarai gelar juara, ” tambahnya.

Catatan-catatan krusial juga diukir sama Ronaldo dalam perjuangan ini. 1 golnya menuntun kandidat peraih trofi Ballon d’Or 2014 ini makin mendekati Lionel Messi sejajar pencetak gol terbesar di ajang Liga Champions.

Itu pula merupakan penampilan ke-109 Ronaldo pada Liga Champions. &, untuk pertama kalinya, mantan pemain Sporting CP dan Manchester United tersebut didapuk menjadi kapten pemain. Mencipta satu gol via titik putih, Ronaldo waktu ini sudah mengoleksi 57 gol dr 57 pertandingan pada landasan Liga Champions bersama Real Madrid.

Enam pasukan lain pula memastikan karcis ke 16 besar Liga Champions

Selain Atletico, wali Grup A yang lain yaitu Juventus, berbeda dengan buat Grup B, Madrid ditemani sama Basel. Sementara daripada Grup C, AS Monaco lolos sejajar juara grup dan Bayer Leverkusen sebagai runner up.

Atas Grup D, walaupun sama-sama menghimpun 13 poin, Borussia Dortmund tampak sederajat juara grup, sedangkan Arsenal pada stan jabatan runner up. Dengan demikian, delapan skuad yg telah memastikan diri ke 16 gede Liga Champions merupakan Atletico Madrid, Borussia Dortmund, Juventus, Real Madrid, Basel, AS Monaco, Bayer Leverkusen, dan Arsenal.

Sbobet Casino 338A – Produktivitas Samir Nasri Antarkan City Terlepas ke 16 Besar

Category : Artikel

AS Roma kudu mengakhiri perjalanannya di Liga Champions musim itu sehabis tersungkur daripada Manchester City 0-2. 2 gol dr Samir Nasri serta Pablo Zabaleta menciptakan Francesco Totti dan kawan-kawan harus rela tersisih daripada liga taraf utama pada Eropa itu.test1

Di dalam kompetisi pada Stadion Olimpico Kamis (11/12) dini hari tadi, AS Roma diturunkan dengan uraian 4-3-3. Di belakang, Mapou Yanga-Mbiwa dipilih dalam mengiringi Kostas Manolas. Oleh karena itu Davide Astori disimpan dalam bangku cadangan.

Pola lini tengah, Rudi Garcia menyalakan Seydou Keita serta mengemasi Daniele De Rossi. Dipastikan tokoh 34 tahun itu melengkapi duet Radja Nainggolan dan Miralem Pjanic.

Sedangkan dalam penyerang sayap, Adem Ljajic dipasang bersama Gervinho. Penampilan cemerlang di match sebelumnya, memaksa Juan Iturbe disingkirkan daripada line up.

Di team tamu, Martin Demichelis periode tersebut ditemani sama Elaquim Mangala di pusat pertahanan. Sementara tersebut Fernandinho menguasai alih posisi Yaya Toure yang absen soalnya sanksi. Tugasnya di dalam mengalirkan bola, dipermudah sama Fernando Reges yg dimainkan semenjak menit pertama.

Manchester City memainkan motif 4-4-1-1 dgn menjadikan Edin Dzeko setaraf penyerang tunggal. Samir Nasri tampil pada belakang Dzeko sederajat gelandang serang dgn dukungan Jesus Navas juga James Milner pada kedua sisi.

Kreativitas Samir Nasri

Manchester City harus kekurangan penyerang juga gelandang serang kepercayaan mereka, Sergio Aguero dan David Silva (baru sehat daripada cedera dan hasilnya meresap untuk tokoh pengganti). Masalah ini memproduksi Manuel Pellegrini terpaksa bergantung di dalam Edin Dzeko serta Samir Nasri bagi menghancurkan defensi AS Roma.

Beruntungnya, Samir Nasri berjaya menjawab kepercayaan yang dikasih Pellegrini. Dgn satu gol dan satu assistnya, telah sangat cukup untuk memberikan Nasri prestise pemain terhebat tadi malam. Hanya saja nggak hanya itu saja jasa Nasri buat Manchester City di dalam pertarungan ini.

AS Roma menempatkan ketiga gelandangnya pada tengah amat intim dgn kelompok defensi. Jarak antara Keita, Nainggolan, serta Pjanic enggak sempat ada terlalu jauh atas sabuk 4 bek Roma. Hal itu wajar saja hendak menyendat City guna menembus tameng AS Roma atas tengah lapangan.

Selamat Pellegrini mengangkat Samir Nasri di dalam pertentangan kesempatan ini. Gelandang serang sumber Prancis itu benar2 menunjukan produktivitas permainannya yang menghasilkan City berhasil menongol atas kebuntuan.

Rapatnya area di pusat lapangan gak memproduksi Nasri keresahan serta tak sanggup menjalankan tugasnya. Ketimbang kudu bertanding dengan 3 tokoh Roma di tengah, Nasri menyeleksi guna makin tampil melenceng juga mengembangkan jalan beri ke 2 tokoh sayap City merajang pertahanan AS Roma. Masalah itu terlihat daripada heatmap gelandang serang sumber Prancis tersebut yang banyak melaksanakan kampanye pada wilayah sayap.

Pergerakan pada tempat sayap yg dikerjakan Samir Nasri ini lah yang lalu menyulut Manchester City sukses merombak defensi AS Roma. Dengan hadirnya Samir Nasri, City hampir selalu memiliki 3 tokoh pada sebelah sayap. Penggempur bagian (Jesus Navas di kanan dan Milner di kiri), fullback (Zabaleta di kanan dan Clichy pada kiri), serta Samir Nasri.

Unsur tersebut tepat saja amat agak dalam menciptakan bek sayap AS Roma kesusahan. Sukar untuk ke 2 fullback AS Roma yg cuma terkadang dibantu oleh penyerang sayap dalam menyekat hantaman atas 3 tokoh City ini.

prediksi piala eropa – Tameng Jelek Si Merah Menggampangkan Strategi Basel

Category : Artikel

Penantian Liverpool hendak Liga Champions kesudahannya terkikis sedikit demi sedikit. Dr dahulu mereka telah rumit menghadang lawan “gampang” laksana Ludogorets, lagi pula team bertabur bintang, Real Madrid.test1

Tadi malam mereka pun mesti surut tahta ke “Liga Malam Jumat”, Liga Europa, selepas hanya main sama mata 1-1 dengan juara Swiss, Basel.

Liverpool betul-betul memerlukan kemenangan dalam luput pada ronde 16 gede. Namun tetapi tendangan Fabian Frei dalam menit ke-25 justru merintis mimpi jelek mereka. Jalan Liverpool makin terjal ketika pertandingan udah beredar 1 jam. Lazar Markovic, yang baru masuk dalam putaran ke dua mengoper Rickie Lambert, kudu diusir oleh wasit Bjorn Kuipers.

Sebuah gol sepakan bebas daripada Steven Gerrard dalam menit ke-81 sempat menghidupkan keinginan Liverpool, walau demikian hal itu tidak cukup dalam menyelamatkan The Reds ke putaran perdelapanfinal.

Gerrard, yang diistirahatkan akhir minggu dahulu, kembali dipasang jadi starter oleh Brendan Rodgers. Mempertimbangkan kehendak utk menang, si kapten diberi keikutsertaan yang lebih menyerang juga ditempatkan di belakang striker, Lambert.

Berarti itu menjauhi Joe Allen serta Lucas dalam posisi dalam depan empat bek, dgn Jordan Henderson dan Raheem Sterling di sisi kanan & kiri. Dgn susunan pemain diantaranya tersebut, permainan melebar pula tampak akan sebagai kunci buat 2 fullback mereka.

Namun persatuan klub tamu, mereka hanya mencita-citakan impak seri utk luput (dengan asumsi Ludogorets gak akan menang besar mengelak Madrid – yg rasanya tidak butuh berbesar harapan).

Bek berpengalaman sumber Argentina, Walter Samuel, disimpan dalam bangku cadangan & baru bermain di dalam babak ke 2. Gelandang Chile, Marcelo Diaz, & striker muda, Bre’ el Embolo, pula bernasib serupa secara Samuel.

Pelatih Paulo Sousa memang diantaranya menginstruksikan timnya utk taksiran bertahan di ronde pertama itu. Dengan memercayakan banyak pemain muda, mereka jelas berniat guna mempergelarkan permainan klise di sepakbola begitu kesebelasan selagi melawat di lapangan lawan: terjangan balik. Sekalipun yang tercipta justru sebaliknya, ia dianggap telah dapat meladeni suguhan Liverpool yg diantaranya tanpa arah.

The Kop Terlambat Panas

Pada sesi pertama Liverpool bertumbuk dalam menobatkan peluang, tetapi sejumlah periode mereka terus-menerus tampak terburu-buru. Walakin dalam putaran ini mereka lebih membendung bola (sejumlah 56%), mereka tdk sering mengunjungi defensi Basel.

Lambert selaku striker tunggal tampak tersangkut seorangan serta hampir tidak meraih dukungan. Dalam babak mula-mula itu Liverpool betul-betul tampil buruk dan sama sekali nggak meraup peluang emas.

Itu ditunjukkan dgn jumlah operan pada ruang defensi lawan. Walakin nilai yg dicetak cukup besar, ialah 80 operan, namun tetapi hanya 45 operan yang makbul akurat sasaran. Apabila dilihat bertambah rinci pula, operan mereka yang menyatroni arah tengah (pergi ke Lambert) & ke dalam tempat penalti hampir senantiasa gagal.

Begitu juga dengan banyak tembakan pada gawang. Liverpool cuma sanggup menciptakan 3 tembakan dgn dua di antaranya tepat bidikan, itupun dua-duanya jatuh akurat pada tengah-tengah pelukan kiper. Bandingkan dengan Basel yg di dalam bagian mula-mula sukses menyusun tujuh sepakan.

Penampakan mereka benar-benar membaik selepas diturunkan minum. Alberto Moreno dan Markovic dimasukkan guna menambah kelincahan. Banyak operan pada pertahan Basel pun bertambah, dengan 90 operan (64 di antaranya pasti incaran). Namun selepas Markovic dikeluarkan, comeback hadir bertambah memerankan fatamorgana beri “Si Merah”.

Agent sbobet online – Tameng Buruk \\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\’Si Merah\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\’ Menggampangkan Prosedur Basel

Category : Artikel

Kerinduan Liverpool akan Liga Champions sudahnya berkurang sedikit demi sedikit. Atas awal mereka udah kerumitan menghadang lawan “mudah” menyerupai Ludogorets, lebih-lebih lagi klub bertabur bintang, Real Madrid.test1

Semalam mereka pun mesti mundur tahta di “Liga Malam Jumat”, Liga Europa, selepas hanya main imbang 1-1 dgn juara Swiss, Basel.

Liverpool memang mengidamkan kemenangan utk terlepas ke putaran 16 besar. Namun tetapi terjangan Fabian Frei di dalam menit ke-25 malahan mengintroduksi mimpi buruk mereka. Jalan Liverpool bertambah terjal saat duel udah beredar satu jam. Lazar Markovic, yang terkini masuk dalam ronde ke 2 mengoper Rickie Lambert, mesti diusir oleh wasit Bjorn Kuipers.

1 buah gol terjangan lepas dr Steven Gerrard pada menit ke-81 sempat menstimulasi keinginan Liverpool, namun masalah itu tidak cukup utk mengamankan The Reds di ronde perdelapanfinal.

Gerrard, yang diistirahatkan akhir pekan dahulu, balik dipasang memerankan starter oleh Brendan Rodgers. Menuakan kebutuhan guna menang, si pemandu diberi keterlibatan yg kian menyerang juga ditempatkan pada belakang striker, Lambert.

Berarti itu meninggalkan Joe Allen dan Lucas di dalam stan jabatan dalam depan 4 bek, dgn Jordan Henderson juga Raheem Sterling dalam sisi kanan serta kiri. Dgn susunan tokoh bagaikan ini, suguhan melenceng juga terlihat akan memerankan kunci untuk 2 fullback mereka.

Namun persatuan pemain tamu, mereka cuma mencita-citakan dampak sama mata bagi terlepas (dengan anggapan Ludogorets tidak akan unggul besar melawan Madrid – yg rasa-rasanya nggak butuh berbesar peluang).

Bek profesional usul Argentina, Walter Samuel, disimpan di bangku cadangan serta baru main di sesi kedua. Gelandang Chile, Marcelo Diaz, & striker muda, Bre’ el Embolo, juga bernasib serupa dengan Samuel.

Pemandu Paulo Sousa memang semacam menginstruksikan timnya utk taksiran bertahan pada ronde perdana tersebut. Dgn memercayakan penuh pemain muda, mereka pasti berhajat buat mempergelarkan permainan klise di dalam sepakbola saat pasukan selagi melawat pada markas lawan: terjangan balik. Walakin yg terjadi malahan sebaliknya, ia dianggap sudah mampu meladeni permainan Liverpool yg diantaranya tanpa arah.

The Kop Terlambat Bergolak

Dalam bagian mula-mula Liverpool bertanding dalam menobatkan peluang, namun tetapi beberapa kesempatan mereka selalu terlihat tergesa-gesa. Walakin dalam ronde itu mereka lebih menguasai bola (sebanyak 56%), mereka enggak sering mengunjungi defensi Basel.

Lambert sederajat striker tunggal hadir terdampar sendirian & hampir nggak mendapatkan dukungan. Dalam babak mula-mula tersebut Liverpool betul-betul main buruk serta sama sekali tidak memiliki peluang emas.

Itu ditunjukkan dengan nominal operan pada wilayah tameng lawan. Meskipun angka yang dicetak lumayan besar, antara lain 80 operan, tetapi cuma 45 operan yang sukses tepat incaran. Jika dilihat bertambah rinci pula, operan mereka yg menyongsong arah tengah (menuju Lambert) dan ke dalam kotak penalti hampir selalu tidak berhasil.

Mirip dgn banyak tembakan pada gawang. Liverpool hanya mampu menciptakan 3 lesakan dgn dua di antaranya tepat incaran, itupun keduanya jatuh tepat pada tengah-tengah rangkulan kiper. Bandingkan dengan Basel yg di sesi perdana berhasil menobatkan tujuh lesakan.

Penampilan mereka betul-betul membaik sehabis turun minum. Alberto Moreno serta Markovic dimasukkan dalam menaikkan ketangkasan. Total operan pada pertahan Basel pun bertambah, dengan 90 operan (64 di antaranya jelas bidikan). Namun demikian sehabis Markovic dikeluarkan, comeback tampak makin jadi fatamorgana bagi “Si Merah”.

Casino di indonesia – Dua Gol Van Persie Mengiringi MU Kalahkan Southampton

Category : Artikel

Manchester United pulang dr kunjungannya di Southampton dgn 3 poin usai unggul 2-1. Robin van Persie jadi pahlawan kemenangan melalui dua golnya, sekalian menjinjing timnya masuk ke tiga gede Premier League.test1

Melawat ke St. Mary’s, Selasa (9/12/2014) subuh WIB, MU sejatinya kalah dominan disamakan tuan rumah. Whoscored mencatat tim besutan Louis van Gaal kalah penguasaan bola dgn 46, 5% berbanding 53, 5%.

Urusan peluang pun demikian. ‘Setan Merah’ semata-mata mengelakkan 3 sepakan sepanjang kompetisi dengan 2 di antaranya mendekati ke gawang serta berdampak gol. Sementara Soton punya 15 percobaan dengan empat yang tepat sasaran.

Van Persie menuntun MU unggul lebih dahulu di menit ke-12, sebelum dan kemudian disamakan sama Graziano Pelle dalam menit ke-31. Meski langsung ditekan oleh tuan rumah, MU lebih-lebih bisa menggondol gol ke-2 di menit ke-71 lagi-lagi oleh Van Persie.

Sebab keunggulan ini, MU bertambah di urutan 3 guna mula-mula kalinya musim ini. Wayne Rooney dkk. menoreh nilai 28 dari 15 pertarungan, tertinggal lima nilai atas Manchester City di posisi dua juga delapan poin dari Chelsea di tertinggi klasemen. Sementara Soton kudu menjadikan kekalahan ke 3 dengan berturut-turut. Oleh kesudahannya mereka kendati diturunkan pada peringkat lima dgn 26 angka.

Jalannya Pertandingan

MU datang pada markas Soton dengan diperkuat balik Wayne Rooney setelah sehat daripada cedera. Di lini belakang, Louis van Gaal memilih mempergelarkan bek muda Paddy McNair juga mengangkat John Evans dalam bangku cadangan

Tuan rumah bertambah dulu merisaukan di dalam menit ke-4. Sasaran silang Ryan Bertrand ditanduk Shane Long tetapi bola tetap melayang.

Tendangan on target perdana MU serta-merta berdampak gol di dalam menit ke-12. Mulanya Rooney berusaha merasuk pada sebelah kiri dgn melewati Nathaniel Clyne. Akan tetapi bola sodorannya terlalu jauh dan dikuasai Jose Fonte.

Fonte lantas bermaksud melakukan back pass pada Frasier Forster, tetapi malang baginya sepakannya teramat pelan. Robin van Persie dgn sigap mengejar bola & menceploskannya di gawang dari jarak dekat dengan menaklukkan Forster.

Aktivitas balasan atas Soton tampak tiga menit kemudian. Umpan silang Steven Davis disambut sundulan Graziano Pelle. Tengah melenceng ke kiri.

Di menit ke-27 tuan rumah balik meraih kesempatan. Sasaran silang mendatar Dusan Tadic daripada sisi kiri diterima Pelle di dalam kotak penalti & diakhiri dengan tembakan mendatar. Tetap mudah diantisipasi oleh David De Gea.

Upaya Soton menyeragamkan posisi berdampak dalam menit ke-31. Umpan silang Shane Long dr sisi kanan hadir Tadic yg lalu kemudian mengarahkan bola ke gawang, akan tetapi diblok bek MU. Bola lantas menggelinding liar ke dalam capaian Pelle. Tanpa ampun penyerang internasional Italia tersebut mendepak bola keras-keras dr jarak dekat.

Tuan rumah nyaris menggandakan skornya di menit ke-35. Kekhilafan McNair saat berniat menyapu bola justru mengarahkannya pada Long yang berdiri lumayan bebas di deket gawang. Selamat beri MU, sepakan Long melambung

Jelang ronde perdana khatam, MU menjejalkan peluang lewat Van Persie. Mendapatkan sodoran Ander Herrera di sebelah kiri di dalam tempat penalti, Van Persie mengelakkan percobaan dgn kaki kirinya. Tapi bola hanya menerpa jala sebelah.

Soton meraih kesempatan apik di menit ke-52. Dari sisi kiri, Tadic menyampaikan sasaran silang pada Long di tiang jauh yg tidak terhalang. Dgn bebas Long menyundul bola di haluan tiang, hanya saja digagalkan serta-merta cemerlang De Gea.